Terapi Diabetes Melitus Dengan Herbal

Terapi Diabetes Melitus Dengan Herbal

Terapi Diabetes Melitus Dengan Herbal

Terapi Diabetes Melitus Dengan Herbal – Diabetes biasa dikenal dengan istilah kencing manis. Diabetes merupakan penyakit  yang disebabkan karena adanya gangguan pada kerja hormon insulin, yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Hormon insulin merupakan  hormon yang mengatur metabolisme glukosa dalam darah.

S Lutena suplemen alami untuk terapi diabetes melitus atau disebut juga dengan kencing manis. Produk terbaik dari jepang untuk pencegahan penyakit atau pun untuk terapi penyakit diabetes melitus dan terapi penyakit lainnya.

Pada penderita diabetes, gangguan tersebut menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat dan dikenal dengan istilah “hyperglycemia”. Hyperglycemia menyebabkan keberadaan glukosa pada urine penderita diabetes. Hal inilah yang menyebabkan diabetes sering disebut juga dengan penyakit kencing manis. Gejala awal diabetes antara lain adalah sering merasa haus dan lapar, sering kencing, penurunan berat badan secara tiba-tiba, dan mudah merasa lelah.

Terapi Diabetes Melitus Dengan Herbal

Terapi Diabetes Melitus Dengan Herbal

Macam-macam Penyakit Diabetes Secara medis, diabetes dibedakan menjadi dua tipe:

  • Diabetes Tipe 1: Penderita diabetes tipe 1 satu ini sudah tidak mampu lagi untuk memproduksi insulin sendiri. Kebutuhan insulin untuk mengurangi kadar gula dalam tubuh diperoleh dengan cara suntik insulin. Diabetes tipe 1 ini pada umumnya sebagian besar penderitanya adalah anak-anak dan remaja
  • Diabetes Tipe 2: Penderita diabetes tipe 2 masih dapat memproduksi insulin, namun jumlah yang diproduksi tidak cukup bila digunakan untuk mengurangi kadar gula dalam tubuh. Diabetes tipe 2 ini adalah yang paling banyak diderita oleh masyarakat. Dengan usia penderita lebih dari 40 tahun. Selain itu penderita diabetes tipe 2 ini biasanya adalah orang-orang yang memiliki berat badan berlebih serta memiliki riwayat diabetes yang diturunkan dari keluarga.
  • Gestasional Diabetes
    Diabetes tipe ini terjadi pada wanita hamil yang tidak pernah menderita diabetes, tetapi memiliki kadar gula darah yang tinggi (kadar gula darah puasa > 126 mg/dL) . Biasanya  diabetes tipe ini terdeteksi pada minggu ke 24-28 kehamilan. Jenis diabetes tipe ini akan memengaruhi pertumbuhan bayi  pada akhir masa kehamilan. Kadar gula darah yang tinggi akan diteruskan ke janin melalui plasenta. Hal ini menyebabkan terjadainya peningkatan kadar gula dalam darah sehingga bayi akan mengalami peningkatan kerja insulin. Setelah lahir bayi tersebut akan memiliki kecenderungan untuk menderita obesitas dan memiliki berat badan yang lebih berat. Gejala lain yang umumnya tampak pada  bayi yang ibunya menderita diabetes tipe ini adalah kesulitan bernafas dan juga shoulder damage pada saat bayi tersebut dilahirkan. Karena berat badan bayi meningkat, maka kemungkinan besar di kemudian hari prevalensi bayi tersebut terkena diabetes akan juga semakin tinggi.

Faktor-Faktor Penyebab Diabetes

  • Usia, semakin dewasa seseorang maka resikonya terkena diabetes akan semakin tinggi.
  • Jenis kelamin, prevalensi wanita terkena diabetes lebih tinggi dibandingkan prevalensi pada pria.
  • Obesitas, semakin besar kelebihan berat badan maka prevalensi terganggunya kerja insulin akan semakin besar, karena kelebihan lemak dapat menyebabkan gangguan pada kerja hormon insulin.
  • Aktivitas fisik, semakin jarang kita melakukan aktivitas fisik maka gula yang dikonsumsi juga akan semakin lama terpakai, akibatnya prevalensi peningkatan kadar gula dalam darah juga akan semakin tinggi.
  • Pola makan, pola makanan berlemak dan karbohidrat yang berlebihan akan meningkatkan resiko terkena diabetes.
  • Stress, merupakan salah satu faktor pemicu meningkatnya resiko diabetes

Gejala Awal Diabetes / Ciri-ciri Penyakit Diabetes Beberapa gejala awal yang sering dijumpai bagi penderita diabetes diantaranya:

  • Haus dan banyak minum Lapar dan banyak makan
  • Sering kencing
  • Berat badan menurun
  • Mata kabur
  • Luka lama sembuh
  • Mudah terjadi infeksi pada kulit (gatal-gatal),
  • saluran kencing dan gusi Nyeri atau baal pada tangan atau kaki Badan terasa lemah
  • Mudah mengantuk

Gejala-gejala diatas adalah gejala yang biasanya dijumpai pada penderita diabetes, akan tetapi, ada juga beberapa orang yang tidak menunjukkan gejala-gejala diatas.
Penyebab utama penyakit diabetes adalah 

  • konsumsi gula yang berlebih dan rusaknya pankreas yang berfungsi untuk memproduksi insulin sebagai penetral gula dalam tubuh.

Selain itu, ada beberapa yang dapat menjadi penyebab seseorang menderita diabeter diantaranya:

  • Malas bergerak, Malas bergerak akan membuat pembakaran dalam tubuh berkurang, sehingga gula yang seharusnya digunakan sebagai sumber energi untuk bergerak tertimbun dalam tubuh. Singkatnya kurang bergerak berarti lemak yang terbakar sedikit atau bahkan tidak ada lemak yang dibakar atau digunakan.
  • Banyak konsumsi karbohidrat sederhana
    Karbohidrat sederhana juga sangat berbahaya bagi tubuh. Karbohidrat sederhana biasanya terdapat pada minuman bersoda dan roti, untuk itu sebaiknya mulai sekarang anda menghindari mengkonsumsi makanan tersebut secara berlebihan.
  • Kurang Tidur, terlalu sering begadang dapat membuat metabolisme dalam tubuh tidak bekerja secara maksimal. Terkadang orang sering begadang akan merasa lapar di malam hari sehingga rasa lapar itu dibayarnya dengan makan yang sebenarnya waktu malam hari adalah waktunya organ pencernaan untuk beristirahat.

Pola Makan Diabetes

Penderita diabetes pada umumnya tidak perlu mengonsumsi jenis makanan tertentu. Hal yang penting dalam pola diet diabetes adalah membatasi jumlah dan memperhatikan jadwal makan. Dengan kata lain, goal yang ingin dicapai adalah mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak dan kalori yang rendah, serta lebih banyak mengonsumsi sayur, dan buah. American Diabetes Association, menyarakan konsumsi  50- 60 % kalori dari karbohidrat, 12-20 % dari protein dan tidak lebih dari 30 % kalori berasal dari lemak.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pola makan diabetes :

  • Memilih karbohidrat dengan glikemiks indeks yang lebih rendah. Karbohidrat dengan glikemiks indeks yang rendah akan menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah yang lebih perlahan sehingga  tidak menyebabkan mudah menjadi lapar. Contoh makanan yang memiliki glikemiks indeks yang rendah adalah pasta dan oatmeal.
  • Menghidari konsumsi lemak berlebihan.
    Penderita diabetes memiliki resiko dua kali lebih tinggi menderita penyakit jantung dan juga mengalami peningkatan kolesterol. Oleh karena itu penderita diabetes disarankan untuk membatasi konsumsi lemak jenuh dan kolesterol. Dan disarankan untuk banyak mengonsumsi minyak nabati seperti  olive oil. Sementara gajih, jeroan, dan kuning telur merupakan makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes.
  • Mengonsumsi Fiber.
    Fiber merupakan nutrisi yang dapat membantu untuk mengendalikan kadar gula di dalam darah. Oleh karena itu penderita diabetes juga disarankan untuk  mengonsumsi makanan dengan fiber yang tinggi seperti oat dan sayuran.
  • Mengurangi konsumsi Gula dan Garam
    Agar kadar gula dalam darah tidak cepat naik, penderita diabetes disarankan untuk bisa mengendalikan konsumsi gula. Konsumsi gula dalam jumlah yang tinggi akan menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah akan semakin cepat, sehingga penderita diabetes akan lebih cepat merasa lapar. Sementara itu diet rendah garam pada diabetes perlu dilakukan agar dapat membantu mengurangi resiko hipertensi pada penderita diabetes.
  • Mengonsumsi air sebanyak minimal 32 ounces (5-6 gelas) dalam sehari. Air dapat berfungsi untuk menjaga jumlah cairan dalam tubuh, sehingga dapat juga mencegah konsumsi makanan yang berlebihan jika pada saat yang bersamaan rasa lapar dan haus muncul.

Komplikasi Diabetes.

  • Komplikasi pada mata.
    Penderita diabetes memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk mengalami gangguan pada indra penglihatan. Beberapa gangguan yang mungkin muncul anatara lain adalah glaucoma dan katarak, yang mempengaruhi kejelasan saat melihat. Gangguan lain yang dapat terjadi adalah pada retina. Pada beberapa kasus, gangguan tersebut akan terakumulasi dan dapat menyebabkan kebutaan.
  • Komplikasi pada kaki dan kulit
    Penderita diabetes pada umumnya akan mengalami kekeringan pada bagian kulit kaki dan bagian permukaan tubuh yang lain. Selain itu jika terjadi luka, maka akan terbentu bekas berwarna merah gelap yang sulit untuk hilang.
  • Hipertensi
    Prevalensi  Hipertensi akan semakin meningkat pada penderita diabetes. Peningkatan kadar gula dalam darah akan menyebabkan resiko peningkatan tekanan darah.
  • Heart Dissease & Stroke
    Saat terkena diabetes prevalensi penyakit jantung akan semakin meningkat. Konsumsi lemak yang berlebihan diduga menjadi penyebab utama yang akan menyebabkan terjadinya penyumbatan pembuluh darah dan pada akhirnya juga akan meningkatkan resiko untuk terkena stroke. Faktanya, 2 dari 3 penderita diabetes mengalami stroke.

Hal-Hal yang perlu dilakukan  pada saat terkena Diabetes:

  • Memperhatikan porsi makan, jumlah karbohidrat yang tidak berlebihan (sekitar 50-60 % dari total kalori). Mengurangi konsumsi   lemak jenuh, seperti gajih, jeroan, dan memilih lemak nabati  seperti olive oil.
  • Banyak mengonsumsi makanan berserat yang dapat membantu mengendalikan peningkatan kadar gula dalam darah.
  • Meningkatkan aktivitas & rutinitas berolahraga sesuai dengan saran dari dokter.
  • Menghindarkan diri dari stress, karena  stress juga dapat memicu peningkatan komplikasi yang muncul akibat diabetes.

Cara Terapi Diabetes Tidak ada terapi yang lebih baik selain pencegahan dini penyakit diabetes. Akan tetapi jika anda terlanjur terkena penyakit diabetes, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter yang ahli dalam bidangnya. Akan tetapi, anda juga perlu memahami bagaimana karakteristik penyakit diabetes tersebut. Cara terapi diabetes yang sudah terlanjur datang adalah dengan pengontrolan asupan gula yang masuk ke dalam tubuh.

Beberapa hal yang mungkin dapat dilakukan bagi penderita diabetes untuk mengontrolnya adalah:

  • Menjaga tekanan darah agar tetap stabil
  • Jangan merokok dan hindari asap rokok Rutin
  • dan teratur minum resep yang dianjurkan dokter
  • Rutin berolahraga
  • Stop alkohol

Menu Untuk Diabetes Jika sudah terkena diabetes, maka banyak sekali yang harus diperhatikan dan di kontrol tak terkecuali makanan, karena apa yang kita makan itulah yang menentukan kesehatan tubuh yang kita miliki. Beberapa makanan yang mungkin dapat anda jadikan acuan untuk mengontrol menu makan harian diantaranya:

  • Konsumsi makanan dengan karbohidrat kompleks
  • Konsumsi makanan yang mengandung rendah lemak
  • Makan makanan yang rendah gula
  • Perbanyak serat Makanan makanan yang mengandung tinggi protein tetapi tidak terlampau tinggi.

Buah Untuk Diabetes ,Pemenuhan serat bagi penderita diabetes sangatlah penting untuk memperlancar pencernaan dan metabolisme. Beberapa buah yang dapat dijadikan pilihan untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes adalah:

  • Labu,
  • Gandum
  • Apel
  • Kacang (Manfaat Kacang Merah Bagi Kesehatan Tubuh)
  • Ikan
  • Cabai
  • Kedelai
  • Alpukat (Manfaat Alpukat Bagi Kesehatan Tubuh)
  • Jeruk
  • Pada intinya, semua yang hendak dimasukkan ke dalam tubuh harus di kontrol, dijaga jumlah dan kuantitasnya. Segala sesuatu yang berlebih pasti tidak akan bagus bagi kesehatan tubuh .

Terapi Penyakit Diabetes dengan Herbal Alami  S lutena produk terbaik no 1 di jepang.

Untuk produk Herbal lainnya yang terbaik untuk penyakit diabetes Anda

  • Mulailah dengan pola hidup sehat dengan konsumsi makanan yang sehat alami istirahat yang teratur
  • Minum suplmen Herbal Alami dari Naturally Plus Mirtoplus dan Izumio untuk terapi atau mencegah terjadinya datangnya penyakit
  • Bisa Juga minum SuplemenHerbal Alami dari Bintang Sejagat Kmuricata dengan Amazon Berries atau Amazon Plus , karena produk bintang sejagat memiliki Antioksidan yang tinggi untuk menangkal Radiasi.
  • Atau Suplemen Herbal Alami dari Naturally plus herbal segala Penyakit.
  • Bisa juga dengan Produk AHB Cody juice mengandung 20 macam buah – buahan dan tambahan cordydaylite dengan Codi kinds mengandung propolis, gamat dan Cordyceps yang memiliki banyak manfaat dan khasiat.

Informasi Lebih Lanjut Silahkan Hubungi Kontak Person di bawah website ini. 

 

Terapi Diabetes Melitus Dengan Herbal

You may also like...

%d bloggers like this: